Bajak Laut Purnama Terakhir Sebuah Komedi Sejarah Kita harus ganti nama bajak laut ini Kerapu Merah itu terdengar seperti nama rumah makan bukan perompak yang ditakuti Siapa sih kentut yang ngasih nama itu dulu ya Elo Bang Oh sebenarnya Kerapu Me

  • Title: Bajak Laut & Purnama Terakhir: Sebuah Komedi Sejarah
  • Author: Adhitya Mulya
  • ISBN: 9789797808754
  • Page: 315
  • Format: Paperback
  • Kita harus ganti nama bajak laut ini Kerapu Merah itu terdengar seperti nama rumah makan, bukan perompak yang ditakuti.Siapa sih kentut yang ngasih nama itu dulu, ya Elo, Bang.Oh, sebenarnya Kerapu Merah gak jelek jelek amat.Cuman kurang wibawa aja dikit Dikiiit Dikiiiiit.Ya udah gak apa apa, gak usah ganti nama, sahut Jaka Jaka Kelana punya mimpi menjadi baKita harus ganti nama bajak laut ini Kerapu Merah itu terdengar seperti nama rumah makan, bukan perompak yang ditakuti.Siapa sih kentut yang ngasih nama itu dulu, ya Elo, Bang.Oh, sebenarnya Kerapu Merah gak jelek jelek amat.Cuman kurang wibawa aja dikit Dikiiit Dikiiiiit.Ya udah gak apa apa, gak usah ganti nama, sahut Jaka Jaka Kelana punya mimpi menjadi bajak laut yang disegani bersama keempat awaknya Kenyataannya, Jaka selalu saja gagal merompak karena dia memulainya dengan terlalu sopan, seperti, Assalamualaikum, permisi, saya mau merompak, boleh Demi mencapai impiannya dan berkat pesan dari Dewa Ganteng, Jaka pantang menyerah Hingga suatu hari Kerapu Merah mulai beraksi dan dikejar kejar kompeni Dari satu pulau ke pulau lain, petualangan Kerapu Merah dimulai dan diikuti juga dengan tiga sosok misterius yang membawa pesan sakral Sebuah petualangan bersejarah yang harus mereka selesaikansebelum genap purnama terakhir.

    • ↠ Bajak Laut & Purnama Terakhir: Sebuah Komedi Sejarah || å PDF Read by ë Adhitya Mulya
      315 Adhitya Mulya
    • thumbnail Title: ↠ Bajak Laut & Purnama Terakhir: Sebuah Komedi Sejarah || å PDF Read by ë Adhitya Mulya
      Posted by:Adhitya Mulya
      Published :2019-02-20T15:00:40+00:00

    About “Adhitya Mulya

    1. Adhitya Mulya says:

      Adhitya Mulya Adit aspires to be a story teller.At early age, Adit learned and enjoyed story telling thru visual mediums like movies and drawings This, inspired little Adit to take up drawing as a child, and later photography in his teen years.As a young adult, Adit tries to expand his storytelling medium thru novels Jomblo 2003 is his first novel romantic comedies and was national best seller and later made into a movie by the same title 2006 He went on to write another rom com novel Gege Mengejar Cinta 2004.Adit uses novels as a medium to try new genres Travelers Tale 2007 was the amongst the first Indonesian fiction novels with traveling theme before becoming mainstream in Indonesia Mencoba Sukses 2012 was his effort to try on horror comedy which later found, not working very well.He released Sabtu Bersama Bapak 2014 , a family themed novel which again became national best seller, well received, and also made its way into motion picture 2016.His latest novel, Bajak Laut Purnama Terakhir 2016 is his effort in learning how to make a thriller history novel.Adit s passion towards storytelling branches out from drawing, photography to novel and move scripts, which amongst other are,Jomblo 2006 Testpack 2012 Sabtu Bersama Bapak 2016 Shy Shy cat 2016.



    2 thoughts on “Bajak Laut & Purnama Terakhir: Sebuah Komedi Sejarah

    1. Walopun ada referensi sejarahnya, saya sih nganggepnya ful dongeng aja, seru seru seru!Ngakak2 karena kelakuan si Jaka Kelana bersama kru kapalnya yg sama2 konyol. Ada lah mau ngejarah kapal pake assalamualaikum dulu, mungkin ingin mengenalkan genre perompak syariah, mungkin.Dan. ITU KENAPA MUSUH TERAKHIRNYA BEGITUAN WOY!!!Bener2 diluar dugaan. Ya walopun asal usul si Jaka Kelana gampang ketebak sih.

    2. 4 - 2018Wow, aku suka banget novel ini Selain Sabtu Bersama Bapak, aku rasa novel ini akan menjadi novel favoritku dari tulisan Kak Adhitya. Awalnya aku ragu membaca novel ini, karena mengangkat tentang sejarah, nyatanya selama membaca aku tidak bisa melepaskan membaca novel ini.Aku tidak menyangka membaca sejarah bisa semenyenangkan ini. Tidak harus serius dan membosankan. Andai pelajaran di sekolah dulu dikemas semenarik ini 😅 Walaupun unsur sejarahnya disini rekaan belaka, tetapi karakter [...]

    3. AKHIRNYA SELESAI JUGAAAbuku ke 320!ceritanya sendiri sebenarnya cukup menarik. cuma saya merasa kayak ada beberapa kejadian yang kayaknya cepet banget dan bikin saya susah mbayanginnyantoh misal saat adegan berantem di sebuah bar pinggir dermaga dan adegan lari-lari menuju kapal. itu di adegan2 yang gitu saya sering banget harus ngulang bacanya biar nggak kaget kok ini cepet bangetya suka latar tempatnya. bikin nostalgia dengan semarang dan jadi pengen ke surabaya juga xDuntuk percakapan2 awal k [...]

    4. Novel berlatar belakang sejarah dengan banyolan-banyolan ringan didalamnya dengan tokoh utama Jaka Kelana dan misteri yang menyelimutinya. Jaka Kelana dengan awak kapalnya Kerapu Merah (Aceng, Abbas, Lintong, Surendro) bercita-cita menjadi bajak laut yang ditakuti. Apa daya karena kapten kapalnya macam Jaka Kelana yang memiliki sifat ceroboh, kurang cerdas dan kurang ahli dalam beladiri. Banyak buronan bajak laut yang meremehkannya. Kesempatan untuk Jaka Kelana pun akhirnya, tiba. Ketika Jaka ha [...]

    5. Setelah selesai baca, saya memutuskan sinopsisnya tidak do it justice. Karena isinya jauh lebih bagus dari yang dijanjikan, which is a good thing. Novel ini adalah komedi sejarah dengan unsur fantasi. Sejarahnya menarik dan detil. Bikin penasaran tentang kerajaan-kerajaan yang disebut dan jaman VOC dulu. Fantasinya khas Indonesia. Buat yang suka fantasi tapi bosan dengan latar Eropa/Amerika/Jepang, boleh coba baca ini. Comedynya menyenangkan. Ada footnotes ngawur khas Adhitya Mulya dan kelucuan [...]

    6. Ya ampun, ini Mas Adhitya Mulya emang beneran gila lah. Berapa kali dilihatin orang di angkot dikatain stres sama orang kantor, gara-gara enggak bisa nahan ketawa baca tingkah super bego tapi pede jayanya si Jaka dan awak kapalnya yang enggak kalah bego. Seru seru seru, jarang banget nemu fiksi sejarah berbalut komedi kayak gini (atau memang bacaan gue yang kurang eksplor yah). Musuh terakhirnya cukup bikin kaget, agak tak terduga hahaha, tapi masa lalunya Jaka ketebak sih. Keren lah, semoga Mas [...]

    7. bercerita tentang sejarah Indonesia tapi di buat gak ngebosenin. sukaaaa :Dpelajaran bagi saya. untuk jangan pernah meremehkan orang lain (Galuh Puspa)sejatinya setiap tindakan yang kita lakukan adalah percobaan mencari titik lemahnya (Jaka Kelana)

    8. I can't think of anything, simply enjoying the reading experience to the very foot note errr the last page, I mean the very last page of the book ^^

    9. Bagus. Ceritanya lucu dan seru, walau ada bagian yang terasa lambat. Menurut saya kelompoknya Jaka kelamaan bertemu dengan para arya. Ceritanya paling seru di menjelang akhir, sayang porsinya sedikit. Selesainya jadi terlalu cepat :)).

    10. Seru seru seru Kemarin malam nunggu teman lumayan lama di PIM, nyaris selesai baca ni buku. Akhirnya selesai tadi pagi di Transjakarta.Bener dugaan gue, sarapnya ini cerita ngingetin gue sama komik Sawung Kampret-nya Dwi Koen yang ga jelas ada berapa serinya itu. Digabung sama film Apanya Dong Kang Ibing. Tipe cerita humor "receh" favorit gue. Hahaha [EDIT] Kemaren lupa nyeritain ini buku tentang apaan.Jadi semua bermula dari zaman Raden Wijaya belum mendirikan Majapahit. Dia bikin 10 keris sakt [...]

    11. Ketika tahu kalau bung Adhitya Mulya menerbitkan novel fiksi komedi lagi setelah sekian lama saya kudet tentang karyanya selain Jomblo dan Gege Mengejar Cinta, saya sudah tertarik dengan buku ini.Lalu seorang teman berkata, bahwa penulisnya sendiri bilang kalau dia perlu waktu riset 12 tahun untuk menyelesaikan buku ini. Akhirnya saya pun mantap membelinya.Buku Bajak Laut & Purnama Terakhir adalah sebuah komedi sejarah, sejarah berbalut fiksi. Menurut saya, ini adalah sebuah bacaan yang leng [...]

    12. 3.5 bintang. What a fun read! Terutama di kala 'that time of the month' bagi para cewek, karena cerita ini ngebantu banget mengusir kebetean. Saya ngakak berkali-kali sama ketololan Jaka, orang Cirebon ini. Emang, beberapa cowok dari Cirebon yang saya kenal pada nggak jelas kelakuannya (semoga mereka pada nggak baca ini, hahaha).Sayang, ternyata sejarahnya fiksi padahal rame banget asli. Saya justru paling ngantuk sama sejarah, nggak kayak Kang Adhit, tahu Lembu Sora juga kayak sebatas lupa-lupa [...]

    13. 3.5 bintang overall bagus, sumpah aku udah lama banget ga ketawa ngakak pas baca. tapi sayang penataan kalimatnya yg kadang-kadang agak kaku (terlalu baku) jd mengurangi kenikmatan membaca. tunggu repiu lengkap saya di ah, kalian tahu lah

    14. Di awal memang banyak pembahasan tentang sejarah VOC dan penjajahan di Indonesia. Tapi pas masuk ceritanya Jaka si Bajak Laut, ngakak gak abis-abis. Buku sejarah yang dikemas dengan fiksi komedi , sangat menyenangkan.

    15. Ada yg jayuz jg sih tapi tetep seru! 😬 recommended book untuk bacaan ringan di pesawat atau KRL 👍🏼🤣

    16. A fun and entertaining book. rasanyaa baru kali ini baca buku ada unsur sejarahnya tapi dikmas dengan komedi. Loove it. I think Adhitya sukses dengan bukunya ini means at least sukses membuat saya jd makin pengen baca sejarah2 kerajaan Indonesia. can't wait for the next Jaka's journey

    17. Lumayan menghibur, terutama pas bagian Abbaswati. Informasi-informasi sejarah di buku ini juga menjadi tambahan tersendiri. Ulasan di dionyulianto/2

    18. Bajak Laut & Purnama Terakhir intinya bercerita tentang usaha merebut keris pusaka. Yang terlibat dalam perebutan ini adalah VOC yang diwakili Admiral Speelman, bajak laut pimpinan Jaka Kelana, dan tiga Arya terakhir.Penuturan asal mula Admiral Speelman tertarik keris pusaka mendapat porsi sejarah terbanyak dari Adhitya Mulya. Ia banyak menuturkan bagaimana VOC sebagai perusahaan dagang swasta pertama dunia tertarik pada Indonesia, kemudian bagaimana sang Admiral tertarik pada benda pusaka.A [...]

    19. Awal sebelum buku ini keluar saya agak pesimis bisa suka. Karna ini literally referensi nya adalah sejarah (which I dont like it). Tapi yang namanya karya Adhitya Mulya, saya selalu tertarik untuk baca. 20 halaman pertama, saya merasa gagal menjadi anak SD yang rutin membaca RPUL. dulunya, bagian sejarah yang saya suka adalah hanya pada tahun 1900-an. Masa dimana Indonesia merebut kemerdekaan, melawan penjajah, sampai ke partisipasi Indonesia di dunia International. Jujur saya kurang tertarik un [...]

    20. Muatan sejarah dan porsi humornya sesuai selera saya. Meskipun masih tak habis pikir konsep kegantengan yang selalu diusung penulisnya di hampir semua bukunya. Hahaha.Catatan kaki ala Adhitya Mulya juga masih menghibur dan cukup mengundang rasa penasaran untuk mencari tau lebih lanjut tentang "fakta sejarah"-nya. Bagus jika pembacanya kebanyakan anak muda yang kesulitan menyukai pelajaran sejarah. Ilustrasi bukuya juga bagus sekali.

    21. Sempet was-was di awal akibat trauma membaca Mencoba Sukses. Buku ini datar di awal, apalagi footnote khas kang Adhit (You have to read all the books he wrote before!) terasa sedikit berbeda di bab-bab awal, sangat ilmiah & kelihatan banget hasil risetnya yang bertahun-tahun itu. Tapi di bab-bab selanjutnya footnote khas si penulis mulai kumat sodara-sodara Cerita perlahan mulai cair & emosi pembaca akan diajak berpetualang ke dalam sejarah tersembunyi kerajaan Majapahit. Semacam revisi [...]

    22. Suka, suka, suka banget lah pokoknya. Lama selesainya karena baca sample dulu di playbook sebelum memutuskan beli e-booknya.Jadi, kita diajak ikut bertualang dengan kelompok bajak laut masa lalu. Nyentil-nyentil sejarah berdirinya Majapahit, Kediri, kerajaan-kerajaan itulah Tapi dengan dialog masa kini yang adegan-adegannya bikin senyum-senyum (atau ketawa ngakak kalau bacanya sendirian- bukan di angkot atau TJ).Baca ini sedikit banyak pengetahuan saya nambah. Walaupun jalurnya historical fictio [...]

    23. Jaka dan teman seperompakannya adalah suatu ideal yang pantas untuk dijadikan referensi pertemanan (wait, bisa gak sih disebut pertemenan? lol) yang hakiki masa kini. Saling menghina satu sama lain tanpa menimbulkan iritasi dalam hati adalah mutlak suatu impian HAHA. Sebuah komedi sejarah yang komedikal dari Mas Adhit. I am a fan since Sabtu Bersama Bapak, which is memang baru-baru ini. Yang satu ini fresh dan menyenangkan, meskipun pertarungan pamungkas di akhir cerita kurang greget (cuman ya g [...]

    24. Buku hebat! Ini adalah salah satu buku yang saya cari selama liburan sekolah kemarin. Dan saya baru bisa mendapatnya saat liburan hampir berakhir. Saya sangat menikmati buku ini sebagai hiburan diantara kegiatan padat sekolah.Buku ini bercerita tentang Jaka Kelana, seorang perompak yang tidak solat, peminum tapi kalau mau ngerompak sopannya minta ampun, pakai acara salam dulu. Si Jaka ini adalah pemimpin Kerapu Merah, dengan awaknya antara lain Surendro, Abbas, Aceng dan masih banyak lagi.Ini ce [...]

    25. Akhirnya terbaca juga buku ini setelah mengantri panjang 😂 Awalnya aku sudah membayangkan buku ini berisikan adegan dan dialog yang lucu/humoris. Setelah membaca keseluruhan, memang buku ini terdapat adegan & dialog yg humoris, tapi itu tidak di keseluruhan cerita. Karena novel ini mengisahkan sejarah juga, dapat dimengerti oleh diriku 😂 Kisahnya menarik, seperti dongeng dan aku sendiri membayangkan setiap adegannya. Yang paling susah aku bayangkan adalah sosok si Jaka Kelana yang diga [...]

    26. Ada tiga jalur di cerita ini tapi punya benang merah yang sama yaitu peninggalan mahapenting.Lucu, asik, bahasa di narasi awalnya mirip sama buku sejarah wkwk."Ndro, dapet apa?Di dek atas, aku menemukan drum yang isinya Lintong.YA EMANG KITA YANG MASUKIN KAN TADI!!"Kemampuam Galuh melihat masa lalu dengan menyentuh tangan itu mengingatkan saya sama ToucheSetelah sekian lama nggak baca fiksi sejarah soal Majapahit, aku baca lagi. Kali ini emang nggak detail, tapi khusus. Cerita kematian demi kema [...]

    27. dari awal sudah tertarik dengan cover dan judulnya dan ternyata memang baca buku ini menyenangkan walaupun pada awalnya belum terlalu bisa mengikuti alurnya dengan beberapa kosa kata bahasa yang agak kurang pas dengan settingan jaman dahuluterutama dialog Jaka Kelana dan the gengTetapi setelah beberapa lembar bisa menyesuaikan gaya bahasanya.l ini cukup menghibur dengan cerita berbalut sejarah dari Kerajaan zaman dahulu dan VOCSaya suka dengan sejarah dan cerita - cerita yang mengiringinyaNovel [...]

    28. Demi Dewa Ganteng, buku ini lucu banget. Selalu suka sama cara bercerita dan humornya Adhitya Mulya sejak pertama kali baca Jomblo. Dengan bumbu sejarah di sana-sini, yang banyak ngaconya, buku ini menawarkan petualangan yang sangat menyenangkan.Meskipun tokoh utama wanitanya Galuh, entah kenapa lebih tertarik dengan Cici penjual Pao yang ternyata bernama Mei-Mei. Dia lebih punya motif dan karakterisasi yang kuat ketimbang Galuh, sebuah teknik storytelling yang efektif dari Adhitya Mulya.Ditungg [...]

    29. Seperti buku yang saya baca sebelum ini, saya datang ke toko buku kala itu niat awalnya adalah mencari buku untuk mengisi liburan. Hal pertama yang menarik perhatian saya ke buku ini adalah, tentu saja, sampul depannya yang sederhana tapi menarik perhatian. Dari sampulnya saja, sudah tampak kalau cerita yang terkandung di dalamnya akan mengundang tawa dari pembacanya. Acungan jempol untuk desain sampul yang indah ini! Setelah dibuka, ternyata desain dalamnya pun tidak kalah menarik, dengan halam [...]

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *